6 Tips Memilih Roti Yang Sehat Dan Bergizi

Mempunyai isi karbohidrat, Sari roti sering dimakan bagaikan menu makan pagi, makan siang, ataupun bagaikan kudapan. Bermacam- macam tipe roti juga saat ini bisa dengan gampang dibeli di pasaran, mulai dari roti tawar, roti manis, roti isi daging, serta roti gandum yang saat ini mulai banyak dilirik para pegiat style hidup sehat.



Biayanya juga tidak mahal serta lumayan terjangkau. Tidak heran apabila santapan ini kerap dijadikan menu alternatif buat mengganjal perut.


Tetapi, mengerti kah kalian kalau tidak seluruh roti gandum yang dijual di pasaran dibuat dari komposisi bahan yang sehat serta bermutu baik? Terlebih, sebagian di antara lain dapat saja memiliki pengawet serta bermacam bahan kimia yang bisa mengusik kesehatan.


Isi sodium dalam roti yang lumayan besar pula beresiko untuk pengidap tekanan darah besar. Lalu, gimana metode memilah roti gandum yang seluruhnya dibuat dari gandum utuh? Dikutip Gourmandelle, berikut ulasannya:


1. Perhatikan komposisi bahannya


Dikala hendak membeli roti gandum,


cermati terlebih dulu komposisi bahan- bahannya. Terkadang, sebagian roti mencantumkan bahan multigrain ataupun terbuat dengan gandum utuh, yang mempunyai makna kalau roti- roti tersebut tidak seluruhnya terbuat dari gandum, melainkan terbuat dari tepung putih dengan komposisi yang lebih banyak. Sedangkan, komposisi gandum yang digunakan cuma berjumlah sedikit.


2. Cek isi gizinya


Jangan kurang ingat buat mencermati isi kalori, serat, serta sodium pada roti gandum. Jumlah yang dianjurkan dalam sepotong roti optimal merupakan 100 kalori serta 225 miligram sodium. Sebaliknya, buat isi serat yang dianjurkan merupakan minimun 2 gr.


3. Cek tekstur roti


Roti yang dibuat dari tepung gandum utuh mempunyai tekstur yang padat serta berserat. Kebalikannya, roti dengan tekstur yang sangat empuk serta lembut dibuat dari bermacam bahan bonus santapan yang ditambahkan supaya roti bisa mengembang dengan jumlah tepung yang sedikit. Buat itu, cek terlebih dulu tekstur roti dengan metode menekan roti secara lama- lama.


4. Perhatikan jumlah isi gula tambahannya


Tidak hanya membagikan rasa manis serta menaikkan tekstur pada roti, bonus gula di dalam roti pula bisa mencegahnya supaya tidak kilat basi. Bonus gula pula dapat memperlambat hilangnya kelembaban roti.


Rata- rata, jumlah gula yang tercantum di dalam roti merupakan 2 sampai 6 gr per 2 potong roti. Oleh sebabt itu, carilah roti yang memiliki gula tidak lebih dari jumlah tersebut supaya tidak melebihi batasan mengkonsumsi gula per harinya.


5. Jauhi lemak trans


Walaupun gandum utuh memiliki lemak sehat, tetapi sebagian produsen roti meningkatkan lemak trans dalam wujud minyak hidrogenasi. Mengkonsumsi lemak trans berlebih bisa membuat kenaikan kolesterol. Apabila menciptakan kata sebagian terhidrogenasi pada komposisi bahan roti, terdapat baiknya buat tidak membelinya serta mencari opsi roti lain.


6. Yakinkan memilah roti yang kaya serat


Roti yang sangat dianjurkan merupakan roti dengan isi serat yang besar. Roti tipe ini umumnya hendak membagikan dampak kenyang yang lumayan lama serta pastinya serat dipercaya sangat berarti untuk kesehatan usus kita. Yakinkan buat memilah roti yang memiliki isi serat lebih dari 3 gr. Roti gandumlah yang umumnya jadi opsi buat roti kaya serat.


7. Mengecek label pada roti


Bisa jadi kita acapkali cuma memandang bertepatan pada kadaluarsa dari roti serta malah melupakan pengecekan pada labelnya. Label roti bisa jadi gejala bahan- bahan komposisi didalamnya yang bisa berguna untuk badan. Yakinkan memilah roti dengan label whole wheat ataupun gandum utuh. Roti tipe ini pastinya kaya hendak isi vit, mineral, protein yang baik untuk kesehatan badan.


Post a Comment

0 Comments